Kita semua tahu bahwa di dalam tubuh kita terdapat sebuah organ kecil bernama usus buntu.

Sering, organ ini membawa pemiliknya ke unit gawat darurat (UGD) rumah sakit.

Loading...

Meski demikian, jarang ada yang tahu apa itu usus buntu dan manfaat sebenarnya. Berikut sembilan fakta menarik dan bermanfaat tentang usus buntu.

Mungkin tidak sia-sia

Secara historis, usus buntu dianggap sebagai organ yang sia-sia, murni “sisa” dari proses evolusi. Tapi akhir-akhir ini, para dokter mulai bertanya-tanya apakah mungkin sebenarnya usus memiliki manfaat.

“Baru-baru ini, beberapa bukti baru menunjukkan bahwa usus buntu mungkin memainkan peran dalam meningkatkan jumlah bakteri baik dalam tubuh Anda,” kata Niket Sonpal, MD, asisten profesor klinis di Touro College of Medicine di New York.

Meski demikian, jika Anda memilih untuk menghilangkannya, itu tidak mengapa.

Perbanyak serat, buah-buahan dan sayuran

Jika usus buntu meradang atau bermasalah dan tidak diobati, dapat menyebabkan masalah yang fatal.

Sampai sekarang ini, belum ada cara nyata untuk memastikan Anda tidak akan pernah memiliki masalah usus buntu. Namun, ada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko komplikasi.

Menurut University of Maryland Medical Center, makan buah-buahan dan sayuran atau pola kaya serat dapat membantu mencegah peradangan.

Feses dapat menyebabkan masalah usus buntu

Usus buntu berbentuk semacam tabung kecil yang ketika salah satu ujungnya tersumbat. Ini bisa terjadi jika BAB Anda tidak lancar sehingga feses menyumbat ujung usus buntu, kata Sonpal.

Itu sebabnya untuk menjaga sistem pencernaan agar tetap sehat, Anda disarankan menerapkan pola makan tinggi serat.

Rasa sakit dimulai di sekitar pusar

Usus buntu berada di di kuadran kanan bawah perut Anda tapi tanda-tanda masalahnya tidak selalu berada di area itu.

“Tanda pertama masalah usus buntu sebenarnya adalah sakit di sekitar pusar,” kata Sonpal. “Rasa sakit itu akan bermigrasi ke sisi kanan perut.”

Tidak mudah untuk membedakan antara rasa sakit yang terkait dengan usus buntu dengan rasa sakit yang terkait dengan haid. Jika Anda biasanya tidak mengalami rasa sakit di waktu-waktu tersebut dalam bulan itu atau rasa nyeri terasa seperti bergerak atau berpindah, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Risiko masalah usus buntu lebih rendah pada wanita

Menurut penelitian yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology, risiko Anda mengalami masalah usus buntu, akan sedikit berkurang jika Anda adalah seorang wanita.

“Tidak jelas alasannya mengapa demikian,” kata Sonpal. “Tapi itu mungkin karena wanita cenderung mengasup lebih banyak serat.”

Usus buntu adalah masalah darurat perut yang paling umum terjadi

Masalah perut adalah alasan paling umum yang menyebabkan orang masuk UGD , menurut penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of General Medicine. Dan penyebab yang paling umum dari semua jenis sakit perut adalah usus buntu.

Tetapi kasusnya semakin berkurang

Terlepas dari kenyataan bahwa usus buntu adalah masalah umum yang terjadi di UGD, tapi makin lama jumlah kasusnya makin sedikit. Menurut Sonpal, penurunan ini kemungkinan besar karena peningkatan asupan serat di masyarakat.

Mengangkat usus buntu adalah prosedur yang cukup mudah

Jika Anda tiba di UGD tepat waktu, dokter bisa mengangkat usus buntu Anda dengan metode laparoskopi-alias tidak ada sayatan besar dan tidak ada bekas luka. Bahkan, seluruh prosedur hanya memakan waktu sekitar delapan menit, menurut Sonpal.

Kecuali usus buntu Anda pecah

“Jika usus buntu pecah maka kondisi akan berubah menjadi lebih rumit dan berbahaya,” kata Sonpal. Bila meradang, usus buntu akan mulai membengkak.

“Ini seperti jerawat di perut,” kata Sonpal. Jika itu terjadi, usus buntu akan bisa pecah dan semua kotoran atau bakteri akan keluar.

saat pecah, operasi harus segera dilakukan. Penderita akan merasakan nyeri hebat di seluruh perut, perut berasa kaku seperti papan, muntah-muntah, tak bisa buang angin dan air besar.

Dalam kondisi seperti ini, dokter bakal segera membedah usus, membersihkan seluruh isi perut dan usus buntu akan dibuang. Setelahnya, proses penyembuhan masih butuh waktu lama untuk memulihkan pencernaan. Dokter harus membuka perut Anda, membersihkannya, dan memperbaiki organ lain yang berpotensi rusak karena tumpahan kotoran atau bakteri. Kerusakan ini berpotensi menyebabkan luka jangka panjang dan jaringan parut.

Terlambat

Sayang, kebanyakan orang datang ke rumah sakit saat kondisi sudah bocor. Semestinya, saat usus sudah mulai meradang, penderita harus segera periksa ke dokter.

Karena itu, sebaiknya kenali gejala saat usus buntu mulai meradang. Keadaan yang disebut apendisitis ini biasanya ditandai dengan nyeri di ulu hati atau sekitar pusar, pindah ke perut kanan bawah beberapa jam setelahnya. Saking hebatnya nyeri, penderita biasanya sulit berdiri dan berjalan.

Penderitaan makin lengkap saat demam, mual, muntah dan nafsu makan melenyap. Banyak yang mengira gejala-gejala ini sebagai penyakit maag.