Benar tidak terkadang merasa sangat haus, minum air sebanyak apapun seperti tidak ada gunanya, sebenarnya apa sih penyebabnya? Saya percaya banyak orang yang pernah mengalami hal ini. Yuk simak artikel ini, yang akan menjelaskan penyebab dan cara mengatasinya.

1. Penyakit Mulut

Loading...

Peradangan kelenjar submandibular kronis oral, gondok, batu kelenjar mulut dan penyakit lainnya yang dapat menyebabkan lesi kelenjar mulut pada sekresi air liur menurun, dan mengakibatkan mulut menjadi kering; Di saat yang sama, banyak jaringan dan organ orang yang sudah tua yang mengalami penurunan fungsional, kelenjar mulut Atrofi tubuh juga bisa menyebabkan berkurangnya sekresi air liur, dan karenanya mulut menjadi kering dan haus.

Cara Mengatasi:

Penyakit jenis ini adalah penyakit mulut secara fisiologis, Anda bisa melakukan pemeriksaan ke dokter gigi spesialis, biasakan juga untuk memperhatikan kesehatan dan kebersihan mulut.

2. Diabetes

Salah satu fungsi hormon adalah mengkoordinasikan metabolisme air dan garam dalam tubuh manusia. Begitu keseimbangan hormon ini hancur, bisa menyebabkan sering kehausan. Banyak penderita diabetes dengan kadar gula darah tinggi, akan membuat volume kencing melonjak. Ketika itu terjadi, meski banyak minum air, tetap akan merasakan haus tak tertahankan. Pasien diabetes sering memiliki mulut kering, haus dan ketidaknyamanan lainnya, perkembangan lebih lanjut dapat dinyatakan sebagai polidipsia, poliuria, banyak makan tapi berat badan turun. Pasien diabetes karena peningkatan gula darah, mengakibatkan peningkatan permeabilitas kencing, tubuh kehilangan banyak air putih dan mulut menjadi kering. Dalam banyak kasus, tingkat mulut kering dan haus sebanding dengan peningkatan gula darah, sehingga mulut kering adalah dalah satu tanda diabetes.

Cara Mengatasi:

Jika pasien diabetes yang mengkonsumsi insulin atau obat hipoglikemik masih merasa haus, maka menunjukkan bahwa penyakit ini semakin parah. Dalam situasi seperti ini, sebaiknya pergi ke rumah sakit untuk memeriksa gula darah, dan memilih kandungan glukosa yang lebih rendah dari obat sebelumnya, juga pastikan untuk memperhatikan kebutuhan air setiap harinya.

3. Tubuh kekurangan air

Ketika cuaca panas, melakukan pekerjaan berat, kehilangan darah, mengalami luka bakar, muntah, diare, karena suhu yang tinggi membuat seseorang banyak berkeringat dan membuat haus. Dalam situasi sperti ini, cenderung mulut menjadi kering, wajah lusuh, mata lelah, kulit kering, dan muncul gejala lainnya. Dan juga bisa disebabkan seseorang makan makanan yang mengandung terlalu banyak garam, juga bisa menyebabkan kehausan.

Cara Mengatasi:

Karena asupan garam yang berlebihan membuat seseorang sering haus, maka bisa dilakukan dengan mengurangi asupan garam yang ada di dalam makanan. Normalnya, orang dewasa membutuhkan sekitar 2200 ml air/hari, dari makanan kira-kira 1000 ml air, dan 1200 ml sisanya didapatkan dari meminum air. Ketika kandungan air dalam tubuh sudah stabil, maka rasa sering haus pun akan hilang.

4. Sindrom Sjögren

Kelainan otoimun di mana sel imun menyerang dan menghancurkan kelenjar eksokrin yang memproduksi air mata dan liur. Awalnya, orang dengan sindrom sjögren akan merasa kurang air liur, mulut lengket, sudah menelan, ketika makan biskuit membutuhkan air agar bisa menelan, dan terbangun pada malam hari karena mulut kering. Para ahli menjelaskan bahwa mulut kering karena sindrom sjögren disebabkan karena kerusakan sel kekebalan tubuh, sehingga menyebabkan air liur berkurang, tapi sebenarnya tubuh tidak kekurangan air.

Cara Mengatasi:

Untuk mengobati hal ini diperlukan untuk konsultasi ke dokter dan butuh mengkonsumsi cukup air.

5. Obat yang Menyebabkan Kehausan

Setelah meminum suatu jenis obat, terkadang Anda akan merasa mulut menjadi kering dan haus, hal ini disebabkan karena ketidakseimbangan air dan cairan elektrolit dalam tubuh. Obat yang dapat menyebabkan rasa haus, seperti obat yang mengandung zat anti hipertensi yang menyebabkan berkurangnya sekresi kelenjar mulut.

Cara Mengatasi:

Beberapa pasien banyak mengkonsumsi air putih, tapi tetap tidak bisa menyelesaikan masalah yang ada, dan banyak minum air juga berbahaya bagi penderita hipertensi. Ketika itu juga, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

6. Penyakit ginjal

Orang yang sakit ginjal sering kehausan. Hal ini karena disebabkan karena ginjal kehilangan kemampuan untuk mempertahankan volume dan cairan tubuh dalam keadaan asupan diet normal. Ada banyak macam penyakit ginjal, termasuk pielonefritis (radang ginjal), nefritis bola vaskular, hidronefrosis. Pasien yang kurang kencing dan mengalami edema (pembengkakan), maka dapat membuatnya sering kehausan.

Cara Mengatasi:

Kehausan karena hal ini disebabkan karena fungsi ginjal yang tidak berjalan dengan baik. Sayangnya, penyakit yang cukup berbahaya ini terkadang tidak ditemukan tepat waktu, sehingga orang yang mengalami hal ini harus bergantung pada hemodialisis atau transplantasi ginjal untuk bisa hidup. Jadi, sebaiknya perhatikan dan jangan meremehkan haus yang Anda rasakan, jika sudah terjadi, hal yang harus dilakukan adalah menghentikan penggunaan obat-obatan yang memperberat kerja ginjal dan melakukan rawat jalan.

7. Sindrom paru-paru dan ginjal

Sindrom paru-paru, ginjal, limpa, dapat menyebabkan mulut menjadi kering. Kecanduan pada makanan pedas juga dapat menyebabkan gejala mulut kering.

Cara Mengatasi:

Jus semangka, jus akar teratai, jus buah pir, susu, jus plum dapat mengurangi rasa haus Anda, disarankan untuk mulai mengkonsumsi jus-jus ini dalam kehidupan sehari-hari.

8. Penyebab yang tidak jelas

Ada juga penyebab yang belum diketahui, membuat dokter pun kebingungan. Dan mereka yang merasakan rasa haus dengan penyebab yang tidak jelas ini kebanyakan adalah kaum wanita. Di samping merasakan haus berlebih, mereka juga akan ada perasaan ingin marah dan agresif.

Cara Mengatasi:

Ini termasuk polidipsia psikogenik (PPD), yang disebabkan oleh gangguan kejiwaan, skizofrenia, dan sering disertai sensasi mulut kering. Anda bisa membasahi bibir dengan air.

Bagaimana cara efektif untuk meringankan gejala mulut kering dan haus?

1. Makan lebih banyak buah dan sayuran segar, seperti apel, pir, mentimun, tomat dan sebagainya. Mereka kaya akan selulosa, kunyah sepenuhnya sebelum menelan, dan proses mengunyah tersebut dapat secara efektif merangsang sekresi kelenjar ludah. Atau bisa juga dengan buah asam, seperti buah hawthorn, yang bisa mengurangi gejala mulut kering, tapi jika memiliki penyakit asam lambung sebaiknya tidak menggunakan metode ini.

2. Air biji teratai juga dapat menghindari mulut kering. Panaskan biji teratai dengan air mendidih, tidak perlu mengandung konsentrasi yang terlalu tinggi, minum 2 atau 3 kali untuk mencegah mulut kering. Selain itu, hal ini juga dapat menyembuhkan batuk.

3. Makan 30 gram goji berry setiap malam dan kunyah dengan baik. Tapi bagaimanapun juga, jika mulut tetap kering dalam waktu yang lama, silakan memeriksakan ke dokter.

4. Campurkan madu dan cuka beras untuk mengatasi sakit tenggorokan setiap pagi dan sore hari. Setiap kali 1 sendok madu, 2 sendok cuka beras, campurkan dengan 1 gelas besar air, maka dalam beberapa bulan sudah bisa merasakan khasiatnya. Selain itu, juga bisa melancarkan buang air besar.

5. Makan makanan yang tidak terlalu asin atau terlalu manis. Berhenti merokok dan minum-minum, tidak memakan sambal, merica, kari, dan makanan pedas lainnya.

Sumber: Cerpen